
Damkar Kota Bandar Lampung Bersihkan Abu Vulkanik di Kompleks Xaverius Panjang
Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada paparan abu vulkanik di kawasan Kompleks Xaverius Panjang. Hal ini memicu aksi tanggap dari Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bandar Lampung melakukan penyemprotan dan pembersihan area sekolah (10/9).
Maksud dan tujuan dilakukan tindakan ini karena abu vulkanik mengandung partikel silika yang berbahaya jika terhirup atau terkena mata. Selain itu, abu vulkanik membuat halaman sekolah licin dan membahayakan peserta didik. Penyemprotan dilakukan di bagian atap, halaman, selasar, dan ruang kelas agar sekolah siap digunakan kembali secara aman. Prosedur umum penanganan di lapangan dengan menyemprotkan air tekanan tinggi untuk meluruhkan abu yang menempel di lantai dan atap.
Seperti diketahui bersama, sejak terjadinya erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (5/9), kawasan kompleks Xaverius Panjang yang terdiri dari TK,SD, dan SMP diliputi abu vulkanik yang cukup tebal. Berdasarkan hal ini, Dinas Pendidikan Kota BandarLlampung mengambil langkah antisipatif dengan mengalihkan proses belajar secara online. Kegiatan pembelajaran online ini sudah berjalan satu minggu, dari tanggal 7 – 11 September 2026. Sekolah memanfaatkan grup komunitas (whatsapp) serta platform pembelajaran digital untuk pemberian tugas dan materi.
Pembelajaran tatap muka kembali dibuka secara bertahap setelah status aktivitas gunung menurun dan penanganan abu di fasilitas sekolah seperti penyemprotan oleh damkar selesai dilakukan.
SEMANGAT TERUS XAVEPAN !!!
ASIK ASIK ASIK !!!
Editor : Martina Sukesti, S.Pd
