
Mengawali pembelajaran di tahun ajaran baru, Keluarga Besar Kompleks Xaverius Panjang menggelar Misa Pembukaan Tahun Ajaran Baru 2026/2027 pada Jumat, 7 Agustus 2026 di Gereja Santo Petrus Panjang Bandar Lampung. Perayaan ekaristi yang berlangsung hikmat ini dipimpin oleh Romo Eko, MSF dan dihadiri seluruh warga sekolah yang beragama Katolik dan Kristen. . Ada yang menarik di misa kali ini yaitu tarian dari murid SD pada waktu membawakan persemabahan. Berhubung misa ini diikuti oleh murid yang beragama Kristen, maka pada waktu komuni kudus, Pak Anung, selaku bidang religius memberikan pesan bahwa hanya murid Katolik saja yang dapat menerima komuni.
Dalam homilinya Romo Eko menegaskan tentang memikul salib dan menyangkal diri. Sikap dan tindakan yang dilandasi dan didorong oleh kepentingan pribadi harus dikesampingkan. Fokus perhatian tidak pada keinginan diri tetapi pada keinginan dan kehendak Allah sebagai norma dan tujuan tertinggi dalam hidup.
Romo Eko menjelaskan menggunakan rumus matematika, jika negatif kali negatif akan menjadi positif. Jika positif kali negatif akan menjadi negatif. Jika negatif kali positif akan menjadi negatif. Demikian juga hidup, ketika kita menolak (negatif) sesuatu yang merusak (negatif) hasilnya adalah perlindungan diri dan kedamaian (positif). Sehebat apapun lingkungan (positif) jika direspon dengan kemalasan dan iri, (negatif), hasil akhirnya akan tetap berujung kegagalan (negatif).
Kegiatan misa awal tahun ajaran baru ini diharapkan dapat menjadi pondasi moral agar seluruh komponen sekolah siap menghadapi tantangan pembelajaran dengan kesungguhan hati dan optimis.
SEMANGAT TERUS XAVEPAN !!!
ASIK ASIK ASIK !!!
Editor : Martina Sukesti, S.Pd




